Rabu, 13 Juni 2012

Sejarah Linux

Diposting oleh Silvia Marlina di 09.05 0 komentar
Sejarah Sistem Operasi Linux

Pada tanggal 5 oktober 1991, Linus Benedict Torvalds, seorang mahasiswa Universitas helsinki di Finlandia, mengungumkan pada sebuah newsgroup bahwa dia telah berhasil menciptakan sebuah sistem operasi mirip UNIX yang sangat sederhana yang diberi nama linux, yang dikembangkan dari sistem operasi mirip UNIX.
Pengertian lain linux yaitu Linux merupakan salah satu contoh hasil pengembangan perangkat lunak bebas dan sumber terbuka utama. Seperti perangkat lunak bebas dan sumber terbuka lainnya pada umumnya, kode sumber Linux dapat dimodifikasi, digunakan dan didistribusikan kembali secara bebas oleh siapa saja. Linux telah menjadi "nafas segar" di arena sistem operasi.
Linux bukan lagi sekedar "proyek mini" yang dikerjakan oleh linus Torvalds dan kawan-kawan, tetapi Linux telah tmbuh menjadi "saingan" bagi sistem operasi besar lainya. Saat ini, banyak perusahaan ataupun perorangan yang mengambil kernel Linux, lalu membundelnya dengan software gratis ataupun software komersial lainya membentuk distribusi Linux. beberapa distribusi linux s.u.s.e linux, trinux, slackware linux, debian, dan sebagainya.
Linux telah lama dikenal untuk penggunaannya di server, dan didukung oleh perusahaan-perusahaan komputer ternama seperti Intel, Dell, Hewlett-Packard, IBM, Novell, Oracle Corporation, Red Hat, dan Sun Microsystems. Linux digunakan sebagai sistem operasi di berbagai macam jenis perangkat keras komputer, termasuk komputer desktop, superkomputer ,dan sistem benam seperti pembaca buku elektronik, sistem permainan video (PlayStation 2, PlayStation 3 dan XBox), telepon genggam dan router.
Para pengamat teknologi informatika beranggapan kesuksesan Linux dikarenakan Linux tidak bergantung kepada vendor (vendor independence), biaya operasional yang rendah, dan kompatibilitas yang tinggi dibandingkan versi UNIX tak bebas, serta faktor keamanan dan kestabilannya yang tinggi dibandingkan dengan sistem operasi lainnya seperti Microsoft Windows. Ciri-ciri ini juga menjadi bukti atas keunggulan model pengembangan perangkat lunak sumber terbuka (opensource software).

Linux (Sebutan "LINN-ooks") asalnya dibina oleh Linus Torvalds daripada Universiti Helsinki di Finland. Linux diasaskan daripada UNIX untuk PC yang dipanggil Minix. Oleh kerana Minix hanya dibina untuk tujuan pengajaran sistem operasi dan kekurangan pelbagai perkara yang ada di dalam Unix, Linus mengambil keputusan menulis semula sistem operasi itu dan ia dinamakan Linux. Yang ditulis pada masa itu di atas komputer "Sinclair QL" dengan memori hanya 4MB. Akhir tahun 1991 Linux diperkenalkan kepada umum dan Linus telah menjadikan kod-kod Linux itu percuma dan menggalakkan penyebaran dan pembangunan Linux oleh orang lain. Pembangunan Linux terus berkembang dengan diketuai oleh Linus, oleh kumpulan pembangunan sistem Linux yang berada di seluruh dunia melalui Internet.
Linux adalah klon UNIX (Bagi MS, ia adalah bagai cerita Star Wars Episode II - "Attack Of The Clones"). Ia ditulis semula daripada asal dan asas agar menyerupai UNIX dan mematuhi standard Unix POSIX. Tiada satu pun kod-kod Linux diambil daripada kod asal Unix. Tiada pihak daripada Unix System Laboratories dan Universiti California di Berkely yang terlibat dengan pembangunan Linux. Linux adalah sistem operasi yang pertama dan satu-satunya yang sedia mematuhi standard yang telah ditetapkan di bawah dokumen POSIX-1 dan POSIX-2.
Linux dilesenkan dibawah hakcipta GNU General Public License (GPL) salah satu jenis perlesenan dalam Sumber Terbuka. Lesen ini telah ditulis oleh oleh Free Software Foundation (FSF), bertujuan untuk menghalang mana-mana individu atau syarikat daripada menghadkan penyebaran kod-kod aplikasi.
Secara ringkasnya, walaupun anda boleh mengenakan bayaran kepada salinan kod-kod yang anda serahkan kepada orang lain, namun anda tidak berhak untuk menghalang orang yang telah anda telah jualkan atau serahkan kod-kod itu daripada menjual atau menyerahkan kod-kod itu kepada orang lain walaupun secara percuma atau dengan harga lain yang telah mereka telah tetapkan.
Ini juga bermaksud kod-kod asal perisian di bawah lesen ini boleh didapati secara bebas tanpa halangan. Ini satu berita yang baik untuk pembangun aplikasi, mereka boleh mengubah mana-mana aplikasi di bawah GPL dan masih boleh menyebarkan kod-kod yang mereka ubah dan baiki dengan syarat kod-kod itu juga perlu dilesen di bawah lesen yang sama.
Apa yang dibina oleh Linus hanyalah Kernel kepada Linux. Tanpa perisian-perisian lain, sistem operasi Linux tidak lengkap. Kebanyakan perisian, aplikasi dan utiliti di dalam distribusi Linux datang daripada FSF dan projek GNU. Projek GNU adalah usaha untuk menulis sistem operasi mudah alih dan canggih yang menyerupai UNIX. Mudah alih bermaksud ia boleh dijalankan dipelbagai jenis sistem dan mesin bukan setakat Intel, Macintosh dan pelbagai lagi. Sistem Operasi di dalam projek ini dipanggil Hurd. Perbezaan di antara Hurd dan Linux bukan daripada segi antara muka tetapi daripada segi pembangunan. Hurd adalah sistem operasi moden dan Linux pula banyak meminjam reka bentuknya daripada Unix.
Aplikasi daripada projek ini tidak perlu ditulis semula untuk Linux. Dengan kompiler C, GCC untuk Linux, maka perisian yang lain dengan mudah dibina semula di dalam Linux tanpa perubahan yang besar.Tanpa GCC dan perpustakaan Linux C, tidak mungkin perkara ini dilakukan. Penghargaan perlu diberikan kepada H. J. Lu dan juga mereka yang terlibat dalam semua projek GNU dan Linux.

Pada tahun 1992, Torvalds menjelaskan bagaimana ia mengeja kata Linux:
“ 'li' dieja dengan bunyi [ee] pendek, 'nux' juga pendek, non-diftong, seperti dalam pUt. Linux hanya merupakan nama kerja untuk sesuatu, dan karena saya menulisnya untuk menggantikan minix di sistemku, hasilnya adalah apa adanya... linus' minix menjadi linux. ”
Torvalds membuat sebuah contoh audio yang berisi suara bagaimana pengejaannya dalam bahasa Inggris dan Swedia. Tetapi, sebuah wawancara dari dokumentasi tahun 2001 Revolution OS mengindikasikan bahwa cara pengejaannya sedikit berubah.Dalam bahasa Inggris, banyak orang cenderung mengeja Linux sebagai [ˈlɪnʊks] atau [ˈlɪnəks].
Linux merupakan sistem operasi bertipe Unix modular. Linux memiliki banyak disain yang berasal dari disain dasar Unix yang dikembangkan dalam kurun waktu 1970-an hingga 1980-an. Linux menggunakan sebuah kernel monolitik, kernel Linux yang menangani kontrol proses, jaringan, periferal dan pengaksesan sistem berkas. Device driver telah terintegrasi ke dalam kernel.
Banyak fungsi-fungsi tingkat tinggi di Linux ditangani oleh proyek-proyek terpisah yang berintegrasi dengan kernel. Userland GNU merupakan sebuah bagian penting dari sistem Linux yang menyediakan shell dan peralatan-peralatan yang menangani banyak fungsi-fungsi dasar sistem operasi. Di atas kernel, peralatan-peralatan ini membentuk sebuah sistem Linux lengkap dengan sebuah antarmuka pengguna grafis yang dapat digunakan, umumnya berjalan di atas X Window System.
Dan Linux dapat dikendalikan oleh satu atau lebih antarmuka baris perintah (command line interface atau CLI) berbasis teks, antarmuka pengguna grafis (graphical user interface atau GUI, yang umumnya merupakan konfigurasi bawaan untuk versi desktop).
Pada komputer meja, GNOME, KDE dan Xfce merupakan antarmuka pengguna yang paling populer,walaupun terdapat sejumlah varian antarmuka pengguna.
Antarmuka pengguna yang paling populer berjalan di atas X Window System (X), yang menyediakan transparansi jaringan yang memperolehkan sebuah aplikasi grafis berjalan di atas satu mesin tetapi ditampilkan dan dikontrol di mesin yang lain.
GUI yang lain memiliki X window manager seperti FVWM, Enlightenment, Fluxbox, Icewm dan Window Maker. Manajer jendela menyediakan kontrol untuk penempatan dan penampilan dari jendela-jendela aplikasi individual serta interaksi dengan sistem jendela X.
Sebuah sistem Linux umumnya menyediakan sebuah antarmuka baris perintah lewat sebuah shell, yang merupakan cara tradisional untuk berinteraksi dengan sebuah sistem Unix. Sebuah distro Linux yang dikhususkan untuk lingkungan peladen mungkin hanya memiliki CLI sebagai satu-satunya antarmuka. Sebuah sistem yang tidak memiliki monitor hanya dapat dikontrol melalui baris perintah lewat protokol seperti SSH atau telnet.
Kebanyakan komponen tingkat rendah Linux, termasuk GNU Userland, menggunakan CLI secara ekslusif. CLI cocok untuk digunakan pada lingkungan otomasi tugas-tugas yang repetitif atau tertunda, dan menyediakan komunikasi inter-proses yang sangat sederhana. Sebuah program emulator terminal grafis sering digunakan untuk mengakses CLI dari sebuah Linux desktop.
Perbedaan utama antara Linux dan sistem operasi populer lainnya terletak pada kernel Linux dan komponen-komponennya yang bebas dan terbuka. Linux bukan satu-satunya sistem operasi dalam kategori tersebut, walaupun demikian Linux adalah contoh terbaik dan terbanyak digunakan. Beberapa lisensi perangkat lunak bebas dan sumber terbuka berdasarkan prinsip-prinsip copyleft, sebuah konsep yang menganut prinsip: karya yang dihasilkan dari bagian copyleft harus juga merupakan copyleft. Lisensi perangkat lunak bebas yang paling umum, GNU GPL, adalah sebuah bentuk copyleft, dan digunakan oleh kernel Linux dan komponen-komponen dari proyek GNU.
Sistem Linux berkaitan erat dengan standar-standar POSIX, SUS, ISO dan ANSI. Akan tetapi, baru distribusi Linux-FT saja yang mendapatkan sertifikasi POSIX.1.
Linux dikendalikan oleh pengembang dan komunitas penggunanya. Beberapa vendor mengembangkan dan mendanai distribusi mereka sendiri dengan dasar kesukarelaan. Debian merupakan contoh yang bagus. Yang lain memiliki versi komunitas dari versi komersialnya seperti yang Red Hat lakukan dengan Fedora.



SISTEM OPERASI LINUX

Secara teknis dan singkat dapat dikatakan, Linux adalah suatu sistem Kata Pengantar Apakah LINUX?Linux, sebuah kata yang makin hari makin populer di dunia komputer tetapi masih sangat asing ditelinga banyak orang. Kalimat "Linux adalah salah satu sistem operasi komputer" bukanlah merupakanjawaban yang tepat bagi masyarakat awam.Sistem operasi komputer adalah perangkat lunak yang memungkinkan terjadinya komunikasi antaramanusia dan komputer serta memungkinkan aplikasi untuk berjalan di komputer.
Untuk lebih mudahnya dapat dikatakan bahwa: Windows™ adalah salah satu sistem operasi sehingga Linux adalah merupakan pilihan dan alternatif lain bagi yang menginginkan sistem operasi selain Windows™. Sejarah Linux dikembangkan oleh sejumlah pemrogram terbaik diseluruh dunia mencakup profesor, mahasiswailmu komputer, adminstrator sistem komputer sampai perusahaan besar. Inti dari Linux itu sendiriadalah KERNEL yang dikembangkan pada tahun 1991 oleh seorang Finlandia bernama Linus Torvalds.
Pada tahun 1991 itulah Linus mengumumkan tentang Linux di newsgroup dan sejak tahun itu jugalahorang-orang yang tertarik untuk mengembangkan Linux di seluruh dunia mulai memulai proyek pengembangan Linux.Mengapa orang tertarik untuk mengembangkan dan menggunakan Linux? Jawabannya sederhana: Linux dapat diperoleh dengan tanpa atau sedikit biaya, merupakan perangkat lunak open-source danterbukti dapat diandalkan. Linux dilisensi dengan GNU Public Licence (GPL) yang mengharuskansource code atau 'cara membuat/ memprogramnya' dilepaskan untuk umum.
Hal ini membuat Linuxdapat didistribusikan dan dimodifikasi sesuai kebutuhan selama cara modifikasinya pun dilepaskanuntuk umum.operasi yang bersifat multi user dan multitasking, yang dapat berjalan di berbagai platform, termasuk prosesor INTEL 386 dan yang lebih tinggi. Sistem operasi ini mengimplementasikan standard POSIX.Linux dapat berinteroperasi secara baik dengan sistem operasi yang lain, termasuk Apple, Microsoftdan Novell.
Nama Linux sendiri diturunkan dari pencipta awalnya, LINUS TORVALDS, yangsebetulnya mengacu pada kernel dari suatu sistem operasi, suatu penamaan yang biasa digunakan untuk mengacu ke pada suatu kumpulan lengkap software, yang bersama-sama dengan kernel menyusunsuatu sistem operasi yang lengkap.



Perbedaan Mendasar Linux

Satu hal yang membedakan Linux terhadap sistem operasi lainnya adalah, harga. Berarti dapat diperbanyak, dan didistribusikan kembali tanpa harus membayar fee atau royalti kepadaseseorang. Tetapi banyak isue lainya dengan bersifat free, selain dari pertimbangan harga. Source codeLinux tersedia bagi setiap orang. Perkembangan Linux menunjukkan pentingnya perananan kebebasan ini.
Hal ini telah menghasilkan suatu tingkat keterlibatan yang menakjugkan dari ribuan atau bahkanratusan ribu orang di seluruh dunia. Kebebasan ini telah memungkinkan para vendor perangkat keras membuat driver untuk divais tertentu tanpa harus mendapatkan lisensi source code yang mahal, ataumenandatangani non descructive agreement. Dan itu juga telah menyediakan kemungkinan bagimahasiswa ilmu komputer di seluruh dunia untuk melihat ke dalam suatu sistem operasi yang nyata dan berkualitas komersial.
Karena Linux itu tersedia secara bebas di internet, berbagai vendor telahmembuat suatu paket distribusi, yang dapat dianggap sebagai berbagai versi kemasan Linux. paket initermasuk lingkungan Linux lengkap, perangkat lunak untuk instalasi, dan mungkin termasuk perangkatlunak khusus, dan dukungan khusus.



Distibusi Linux

Proyek-proyek perangkat lunak bebas, walaupun dikembangkan dalam bentuk kolaborasi, sering dirilis secara terpisah. Akan tetapi, dikarenakan lisensi-lisensi perangkat lunak bebas secara eksplisit mengijinkan distribusi ulang, terdapat proyek-proyek yang bertujuan untuk mengumpulkan perangkat lunak-perangkat lunak tersebut dan menjadikannya tersedia dalam waktu bersamaan dalam suatu bentuk yang dinamakan distribusi Linux.
Linux dikendalikan oleh pengembang dan komunitas penggunanya. Beberapa vendor mengembangkan dan mendanai distribusi mereka sendiri dengan dasar kesukarelaan. Debian merupakan contoh yang bagus. Yang lain memiliki versi komunitas dari versi komersialnya seperti yang Red Hat lakukan dengan Fedora.
Di banyak kota dan wilayah, asosiasi lokal yang dikenal dengan nama Kelompok Pengguna Linux (Linux Users Group atau LUG) mempromosikan Linux dengan mengadakan pertemuan, demonstrasi, pelatihan, dukungan teknis dan instalasi sistem operasi Linux secara gratis. Ada banyak juga komunitas Internet yang menyediakan dukungan terhadap pengembang dan pengguna Linux. Banyak proyek distribusi dan perangkat lunak sumber terbuka yang memiliki ruang percakapan IRC atau newsgroup. Forum daring merupakan bentuk lain untuk mendapatkan dukungan, contoh: LinuxQuestions.org dan forum Gentoo. Distribusi Linux memiliki [milis]] dengan pembagian topik seperti penggunaan atau pengembangan.
Ada beberapa situs web teknologi yang berfokuskan kepada Linux. Linux Weekly News adalah sebuah cernaan mingguan dari berita-berita yang berkaitan dengan Linux. Sementara itu Linux Journal merupakan majalah Linux daring yang dirilis setiap bulan. Slashdot adalah situs web berita yang berhubungan dengan teknologi yang memiliki banyak berita tentang Linux dan perangkat lunak bebas. Groklaw memiliki berita mendalam tentang kemajuan Linux dan memiliki banyak artikel yang berhubungan dengan kernel Linux serta hubungannya dengan GNU dalam proyek GNU. Majalah Linux cetakan umumnya memiliki cakram sampul yang memuat perangkat lunak atau bahkan distribusi Linux lengkap.
Walaupun Linux secara umum tersedia secara gratis, beberapa perusahaan besar menjalani model bisnis yang terdiri dari penjualan, dukungan dan kontribusi terhadap Linux dan perangkat lunak bebas ini termasuk Dell, IBM, HP, Sun Microsystems, Novell, dan Red Hat. Lisensi perangkat lunak bebas di mana digunakan Linux secara eksplisit mengakomodasi komersialisasi; hubungan antara Linux dan vendor-vendor individual dapat dilihat sebagai suatu simbiosis. Satu model bisnis yang umum dari pemasok komersial yaitu dengan mengenakan biaya atas dukungan khususnya terhadap pengguna-pengguna kalangan bisnis.
Sejumlah perusahaan menawarkan versi bisnis dari distribusi Linux mereka, antara lain berupa dukungan atas paket-paket tak bebas dan alat bantu untuk mengatur sejumlah besar instalasi atau untuk memudahkan tugas-tugas administratif. Model bisnis yang lain adalah dengan memberikan perangkat lunak secara gratis untuk penjualan perangkat keras.
Sebuah distribusi Linux, yang umum disebut dengan "distro", adalah sebuah proyek yang bertujuan untuk mengatur sebuah kumpulan perangkat lunak berbasis Linux dan memfasilitasi instalasi dari sebuah sistem operasi Linux. Distribusi-distribusi Linux ditangani oleh individu, tim, organisasi sukarelawan dan entitas komersial.
Distribusi Linux memiliki perangkat lunak sistem dan aplikasi dalam bentuk paket-paket dan perangkat lunak yang spesifik dirancang untuk instalasi dan konfigurasi sistem. Perangkat lunak tersebut juga bertanggung jawab dalam pemutakhiran paket. Sebuah Distribusi Linux bertanggung jawab atas konfigurasi bawaan, sistem keamanan dan integrasi secara umum dari paket-paket perangkat lunak sistem Linux.


Terdapat banyak distribusi Linux (lebih dikenali sebagai distro) yang dibuat oleh individu, grup, atau lembaga lain. Masing-masing disertakan dengan program sistem dan program aplikasi tambahan, di samping menyertakan suatu program yang memasang keseluruhan sistem di komputer (installer program).
Inti di setiap distribusi Linux adalah kernel, koleksi program dari proyek GNU (atau proyek lain), cangkang (shell), dan aturcara utilitas seperti pustaka (libraries), kompilator, dan penyunting (editor). Kebanyakan sistem juga menyertakan aturcara dan utilitas yang bukan-GNU. Bagaimanapun, utilitas tersebut dapat dipisahkan dan sistem ala UNIX masih tersedia. Beberapa contoh adalah aturcara dan utiliti dari BSD dan sistem grafik-X (X-Window System). X menyediakan antarmuka grafis (GUI) yang umum untuk Linux.
Contoh-contoh distribusi Linux :
Ubuntu dan derivatifnya :
-Sabily (Ubuntu Muslim Edition), Kubuntu, Xubuntu, Edubuntu, GoBuntu,
Gnewsense, ubuntuCE
-SuSE
-Fedora
-BackTrack
-Mandriva
-Slackware
-Debian
-PCLinuxOS
-Knoppix
-Xandros
-Sabayon
-CentOS
-Red Hat
-ClearOS
-Chromeos


Penggunaan Linux

Sebagian besar distribusi Linux di design untuk penggunaan umum di komputer meja dan peladen, tetapi terdapat distribusi yang dikhususkan untuk tujuan dan lingkungan yang berbeda yang tergantung kepada dukungan arsitektur komputer, sistem benam, stabilitas, keamanan, lokalisasi ke wilayah atau bahasa tertentu, kelompok pengguna tertentu, dukungan aplikasi waktu nyata, atau lingkungan desktop tertentu. Beberapa distribusi bahkan mengikutkan hanya perangkat lunak bebas. Sekarang ini ada sekitar tiga ratus distribusi yang secara aktif dikembangkan, dengan sekitar selusin distribusi yang menjadi terpopuler untuk penggunaan secara umum.
Linux adalah sistem operasi yang di-porting secara luas. Kernel Linux awalnya didisain hanya untuk mikroprosesor Intel 80386, sekarang kernel Linux telah jalan di beragam arsitektur komputer antara lain di perangkat hand-held iPAQ berbasis ARM, komputer mainframe IBM System z9, dari peralatan berupa telepon bergerak hingga superkomputer. Terdapat distribusi yang dikhususkan untuk sejumlah kecil arsitektur. Fork kernel ELKS dapat dijalankan di mikroprosesor 16-bit Intel 8086 atau Intel 80286, sementara fork kernel µClinux dapat dijalankan di atas sistem yang tidak memiliki sebuah unit manajemen memori.

Hak Cipta Dan Merek Dagang

Linux kernel dan sebagian besar perangkat lunak GNU menggunakan GNU General Public License (GPL) sebagai basis lisensinya. GPL mengharuskan siapapun yang mendistribusikan kernel linux harus membuat kode sumber (dan semua modifikasi atas itu) tersedia bagi pengguna dengan kriteria yang sama. Tahun 1997, Linus Torvald menyatakan, “Menjadikan Linux berbasis GPL sungguh merupakan hal terbaik yang pernah saya lakukan.” Komponen penting lain dalam sistem Linux diijinkan menggunakan lisensi selain dari GPL, banyak pustaka menggunakan GNU Lesser General Public License (LGPL), varian GPL yang lebih moderat, dan sistem X Window System menggunakan MIT License.
Linus Torvald telah menyatakan ke khayalak umum bahwa ia tidak akan memindahkan lisensi kernel Linux yang saat ini menggunakan GPL versi 2 ke GPL versi 3, yang ditembangkan pada pertengahan tahun 2007, dengan alasan beberapa ketentuan yang terdapat pada lisensi baru tersebut melarang penggunaan perangkat lunak dalam manajemen hak digital (Inggris: Digital rights management).
Penelitian yang dilakukan pada tahun 2001 terhadap Red Hat Linux 7.1 menemukan bahwa distro perangkat lunak tersebut terdiri atas 30 juta baris kode. Dengan menggunakan algoritma model biaya konstruktif (Inggris:Constructive Cost Model), penelitian itu memperkirakan bahwa distro tersebut membutuhkan waktu kira-kira delapan ribu tahun kerja untuk mengembangkannya. Menurut penelitian tersebut, jika semua elemen dari perangkat lunak tersebut dikembangkan dengan cara konvensional dalam artian sebagai perangkat lunak tertutup, pengembangan distro tersebut akan menelan biaya sebesar 1,08 miliar dolar (basis nilai tukar dolar tahun 2000) untuk dikembangkan di Amerika Serikat.
Sebagian besar kode (71%) ditulis dengan menggunakan bahasa pemrograman C, namun banyak bahasa lainnya juga ikut terlibat seperti C++, Assembly, Perl, Python, Fortran, dan berbagai bahasa skrip lain. Lebih dari separuh dari seluruh kode dilisensikan di bawah naungan GPL. Kernel linux itu sendiri terdiri atas 2,4 juta baris kode, atau sekitar 8% dari total keseluruhan.
Penelitian lainnya menghasilkan analisis yang sama terhadap distro Debian GNU/Linux versi 4.0. Distro tersebut terdiri atas lebih dari 283 juta baris kode, dan penelitian tersebut memperkirakan biaya pengembangan yang dibutuhkan sebesar 5,4 miliar euro jika dikembangkan sebagai perangkat linak tertutup.
Di Amerika Serikat, Linux merupakan merek dagang (SN: 1916230) yang dimiliki oleh Linus Torvalds. Linux terdaftar sebagai "Program sistem operasi komputer bagi penggunaan komputer dan operasi". Merek dagang ini didaftarkan setelah ada suatu kejadian di mana seorang pemalsu bernama William R Della Croce Jr mulai mengirim surat kepada para distributor Linux dan mengklaim trademark Linux adalah hakmiliknya serta meminta royalti sebanyak 10% dari mereka. Para distributor Linux mulai mendorong agar trademark yang asli diberikan kepada Linus Torvalds. Pemberian lisensi trademark Linux sekarang dibawah pengawasan Linux Mark Institute.


Pasar serta kemudahan pemakaian

Saat ini, linux yang pada awalnya hanya merupakan sistem operasi yang digunakan oleh peminat komputer, telah menjadi sistem yang lebih mudah digunakan (user-friendly), dilengkapi dengan antarmuka grafis dan ketersediaan berbagai macam aplikasi yang lebih mirip dengan sistem operasi lainnya, daripada hanya sebatas baris perintah Unix. Namun kesan ini telah menimbulkan banyak kritikan, termasuk dari pendukung Linux.
Mereka berpendapat bahwa Linux dan proyek program bebas masih belum mencapai faktor "kemudahanan dalam pemakaian" yang memuaskan. Persoalan tentang kemudahan Linux dibanding Windows atau Macintosh masih menjadi isu perdebatan yang hangat. Pasaran Linux pada segmen komputer meja masih lebih kecil namun semakin berkembang. Menurut Lembaga Penyelidikan Pasaran IDC, besar pasaran Linux pada tahun 2002 adalah 25% pada segmen server, dan 2.8% pada segmen pasar Komputer pribadi.
Bagi mereka yang terbiasa menggunakan Windows atau Macintosh, Linux mungkin terasa lebih sukar, hal ini disebabkan karena perbedaan dalam melakukan berbagai kerja komputer. Dan lagi, pengguna perlu mengganti program yang sering mereka gunakan dengan program lain sebagai pengganti bila program tersebut tidak didapati dalam Linux (atau pilihan yang agak terbatas, misalnya permainan komputer). Faktor lain adalah sifat keragu-raguan pengguna untuk melepaskan sistem operasi mereka yang biasa mereka pergunakan (banyak pengguna masih menggunakan Windows). Selain itu, kebanyakan komputer baru telah dilengkapi dengan sistem operasi Windows siap pakai (preinstalled). Faktor-faktor ini menyebabkan perkembangan Linux yang agak lambat.
Walau bagaimanapun, kelebihan Linux seperti biaya rendah, sekuritas yang lebih aman, dan tidak bergantung pada vendor, telah meningkatkan penggunaan yang luas di kalangan korporasi dan perkantoran. Dalam situasi ini, halangan yang disebut di atas dapat dikurangi karena hanya aplikasi/utiliti yang terbatas digunakan, serta administrasi dan konfigurasi komputer (administration) dikendalikan oleh sekumpulan pekerja pakar IT yang sedikit.
Terdapat berbagai kajian yang dilakukan terbatas biaya serta kemudahanan Linux. Relevantive (sebuah lembaga berpusat di Berlin, yang mengkhususkan diri dalam riset lembaga tentang ke'mudahan'an program, serta servis web) telah membuat kesimpulan bahwa ke-dapat pakai-an Linux dalam pekerjaan dengan menggunakan komputer meja adalah hampir sama dengan Windows XP. Bagaimanapun, kajian oleh IDC (yang dibiayai oleh Microsoft) mengklaim bahwa Linux mempunyai biaya pemilikan (Total Cost of Ownership) yang lebih tinggi dibanding Windows.
Linux juga sering dikritik karena jadwal penembangannya yang tidak dapat diduga. Secara langsung, menyebabkan minat penggunaan linux pada lapisan pengguna Enterprise lebih kecil dibandingkan sistem operasi lain (Sumber:Marcinkowski, 2003). Disamping itu, ragam pilihan distribusi Linux yang cukup banyak juga dikatakan membingungkan konsumer, dan vendor program.

Sumber : http://www.li.org/linuxhistory.php , http://www.opensource.org/ , http://www.opensource.org/licenses/index.html , http://www.gnu.org/

Selasa, 12 Juni 2012

Open Office dipakai sebagai aplikasi perkantoran alternatif pengganti Microsoft Office

Diposting oleh Silvia Marlina di 19.18 0 komentar
Karena, Open Office merupakan sebuah perangkat lunak (software) perkantoran yang berbasis linux dan yang didalamnya memuat fungsi pengolahan kata (wordprocessing), pengolahan lembar kerja (spread sheet), pembuatan gambar (drawing), pembuatan presentasi (presentation), pengolahan data, web editor, databes, serta formula editing dan yang dapat diperoleh secara gratis. Sedangkan Ms. Office perangkat lunak berbasis windows dan tidak dapat di peroleh secara gratis. Dapat dilihat dari beberapa sub pokok di bawah ini :
I. Kemudahan Open Office di bandingkan Ms.Office :
1. Open office diperoleh secara gratis sedangkan Ms. Office tidak.
2. Menu dan interface pada ms. Office berbeda peletakannya dengan Open Office.
3. Penggunaan mail merge pada open office jauh lebih fleksibel dan lebih mudah dibanding mail merge Ms.Office.
4. Open office dapat membuka Ms. Office, sedangkan Ms. Office tidak.
5. Open office dapat menhasilkan file pdf, sedangkan Ms. Office harus menggunakan plugin.
6. Open office memerlukan spek komputer yang lumayan tinggi, sedangkan Ms. Office tidak.

II. Perbedaan antara Open Office dan Ms. Office, yaitu :
~Harga : Open office dapat kita dapatkan dengan gratis dengan cara mendownload di http://www.openoffice.org/, sedangkan ms.office kita harus membelinya.
~Ketersediaan : Open office dapat kita gunakan di segala sistem operasi seperti linux, windows, sampe mac, sedangkan ms.office hanya bisa kita jalankan di microsoft dan mac saja.
~Kompatiblitas : Open office dan ms.office sebenarnya sama saja, tetapi mungkin umumnya orang-orang memakai ms.office, sehingga belum mengerti cara memakai open office, Maka dimata masyarakat lebih susah menggunakan open office ketimbang ms.office.

III. Kelebihan Open Office :
1.Tidak ada biaya lisensi : Maksudnya yaitu Open Office bebas digunakan dan bebas didistribusikan.
2.Open Source : Pengguna dapat mendistribusikan, menyalin, dan merubah perangkat lunak sesuai dengan kebutuhan anda.
3.Cross-platform : maksudnya dapat dijalankan pada berbagai platform hardware dan sistem operasi, seperti MS Windows, Max OS X, linux dan Sun Solaris.
4.Dukungan Multi Bahasa : mendukung berbagai bahasa (lebih dari 40 bahasa) seperti ejaan, hipenasi dan lain-lain.
5.User Interface yang konsisten: semua komponen memiliki look and feel yang serupa, sehingga memudahkan anda untuk menggunakannya dan menguasai perangkat lunak tersebut.
6.Terintegrasi : maksudnya seluruh komponen Open Office saling terintegrasi satu sama lain.
7.Granulariti : yang dimaksud dengan granulariti yaitu jika anda mengubah opsi maka akan mempengaruhi seluruh komponen yang lainnya,tetapi opsi dapat diatur pada setiap komponen ataupun dokumen.
8.Kompabilitas file : yaitu disertai kemampuanya untuk mengekspor dokumen ke format PDF dan Flash. selain itu dapat digunakan untuk menyimpan file dalam format MS office, HTML, XML dan lain-lain.
9.Tidak terpaku pada satu vendor.
10.Semua pengguna dapat terlibat dalam proses pengembangan dan perbaikan perangkat lunak.

Kesimpulan : Jadi, Open Office di pakai sebagai aplikasi perkantoran alternative pengganti Microsoft Office di karenakan Open Office lebih mudah untuk di peroleh dan pemakaiannya. Dari segi harga, ketersediaan, dan kompabilitas Open Office juga lebih unggul dan lebih mudah di banding Ms. Office. Dan banyak kelebihan-kelebihan lainnya yang dimiliki Open Office yang tidak di miliki Ms. Office.

Sumber : http://unywahyuni.blogspot.com/2009/11/perbedaan-microsoft-office-dengan-open.html , http://saiiamilla.wordpress.com/2010/04/19/kelebihan-openoffice/

Hanya Cinta Yang Bisa - Agnes Monica feat Titi DJ

Diposting oleh Silvia Marlina di 18.11 0 komentar
Kupikir..
Ku Tak pernah pantas
Untuk Bahagia...

Sejak kau pergi
Dalam tidak tahuanku..
Kini kau kembali
Membawa bingkisan
Kebahagiaan...

Yang aku ingat
Pernah kaucuri dariku dulu
Kau tawarkan lagi
Untuk ku...

Jangan lagi kau pergi
Dari hidupku
Takkan mudah untukku
Bila sendiri
Biar kita miliki
Rasa bahagia
Ingin selalu bersama
Didalam Ruang dan waktu

Kusadari...
Bukan hanya kau
Kembalikan mimpiku
Hadirmu kini
Membuatku percaya lagi
Bahkan lebih indah
Dari mimpi-mimpiku

Hanya cinta yang bisa
Menaklukkan dendam
Hanya kasih sayang tulus
Yang mampu menyentuh
Hanya cinta yang bisa
Mendamaikan benci
Hanya kasih sayang tulus
Yang mampu menembus
Ruang dan waktu

Rela Kehilangan - Sammy Simorangkir

Diposting oleh Silvia Marlina di 17.41 0 komentar
Tak ku sangka kau tinggalkan aku
Akhiri semua yang telah berlalu
Tanpa ada satu kesempatan
Ku harus rela kehilanganmu

Begitu perih yang ku rasakan
Lalui hari tanpa hadirmu
Mencoba tuk melupakan
Kaulah yang terdalam menghiasi hidupku

Biarlah kini serpihan hati
Menemani air mataku
Hingga habis dayaku
Untuk selalu mencintaimu

Biarlah kini serpihan hati
Menemani air mataku
Hingga habis dayaku
Untuk selalu mencintaimu

Biarlah kini serpihan hati
Menemani air mataku
Hingga habis dayaku
Untuk selalu mencintaimu

Jumat, 04 Mei 2012

Tugas PKTI2B

Diposting oleh Silvia Marlina di 22.08 0 komentar

1.Sebutkan dan jelaskan lapisan-lapisan sistem Unix ?
Jawab :
Lapisan Sistem Unix

  •         Lapisan Pertama: Komputer dan piranti pendukungnya seperti disk, memory, tape, printer, dan lain-lain, ini semua di sebut perangkat keras sistem.
  •         Lapisan Kedua: Kernell (otak sistem operasi) adalah sejumlah program yang menangani secara detail seperti sumber daya komputer, mengorganisir sistem file, mengurus disk dan tape.
  •     Lapisan Ketiga: Utilitas berfungsi untuk melakukan akses sistem bagi pemakai. Utilitas-utilitas yang agak sederhana dapat di kombinasikan dengan memakai fasilitas pemipaan.
  •      Lapisan Keempat: Shell merupakan penghubung antara pemakai dan sistem.


2. Sebutkan dan jelaskan kemampuan sistem operasi Unix ?
Jawab :

Kemampuan Sistem Operasi Unix, diantaranya :
  •             Multiuser, yaitu suatu sistem yang dapat di gunakan oleh lebih dari satu pengguna pada waktu bersamaan.
  •        Multitasking, yaitu suatu sistem yang dapat melakukan beberapa tugas pada waktu yang bersamaan.
  •             Portabilitas, yaitu suatu sistem yang mudah di adaptasi ke sistem computer yang lain.
  •            Sistem File Hirarki, yaitu organisasi file yang terdapat di Unix yang memiliki struktur pohon (tree) yang terdiri dari file dan direktori.
  •       Surat Elektronik, yaitu sebuah fasilitas yang ada di Unix untuk mengirim surat antar pemakai di lingkungan sistem Unix.
  •       Keamanan, yaitu sebuah fasilitas keamanan untuk pemakai biasa, pengembang sistem, dn administrator sistem serta jaringan sistem.

3. Jelaskan otoritas masing-masing pemakai sistem operasi Unix/Linux ?
Jawab :

Otoritas Pemakai Sistem Operasi Unix/Linux
1.       Owner adalah user dapat membuat direktori/file baru.
2.       Group adalah kumpulan user yang memiliki hak akses yang sama.
3.       Other adalah pemakai di luar owner dan group.


4.Jelaskan dan berilah contoh 5 perintah di Unix/Linux ?
Jawab :

    1. Cp (copy directory) : Untuk membuat salinan dari sebuah file.
Contohnya:
$pwd
/usr/mhs/rika
$cp/etc/motd coba
$
(‘/etc/motd’ menunjukan nama asli file yang akan dicopy sedangkan ‘coba’ menunjukan nama baru dari file hasil copy)
   2. IS (List) : Menampilkan isi ddirektori yang sedang digunakan.
Contohnya:
$Is/                                (melihat isi direktori root)
Bin
Coba
Dev
Etc
Home
Lib
Lost+found
Tmp
Usr
$
   3. Mkdir (make directory):untuk  membuat direktori baru. 
Contohnya:
$cd                                 (ke home direktori /usr/mhs/rika)
$mkdir doc program
$cd program
$
   4. Rmdir (Remove directory): untuk menghapus direktori.
Contohnya:
$rmdir program
$
(menghapus direktori program)
   5. Rm (Remove): perintah untuk menghapus file.
Contohnya:
$Is
Cobacoba
Motd
$rm motd
$Is
Cobacoba
$


5.Buatlah direktori menggunakan perintah Unix/Linux dengan susunan direktori sebagai berikut :



Jawab :

silviamarlina@gunadarma[/]:$ sudo su
silviamarlina@gunadarma[/]#cd /home
silviamarlina@gunadarma[/home]#mkdir Universitas
silviamarlina@gunadarma[/home]#cd Universitas
silviamarlina@gunadarma[/home/Universitas]#mkdir Filkom
silviamarlina@gunadarma[/home/Universitas]#cd filkom
silviamarlina@gunadarma[/home/Universitas/Filkom]#mkdir SI SK
silviamarlina@gunadarma[/home/Universitas/Filkom]#cd..
silviamarlina@gunadarma[/home/Universitas]#mkdir FE
silviamarlina@gunadarma[/home/Universitas]#cd FE
silviamarlina@gunadarma[/home/Universitas/FE]#mkdir AK MA
silviamarlina@gunadarma[/home/Universitas/FE]#cd..
silviamarlina@gunadarma[/home/Universitas]#mkdir FTI

Sabtu, 14 April 2012

friendship bracelets

Diposting oleh Silvia Marlina di 11.00 0 komentar
this is friendship bracelets  :)
Purple for Yuni Mutia Astiti
Pink for Silvia Marlina
Blue for Annisa Yuliawati
Red for Sri Novita Elsa
Green for Widya Kusuma Wardhani
they’re my best friend :) i know them when i entrance in college that is Gunadarma University on class 1EB02 :) i’m so happy between them ^^,

Tulisan 2

Diposting oleh Silvia Marlina di 10.54 0 komentar

Franchising
Siapa sangka bahwa format waralaba sudah dimulai sejak tahun 200 SM. Pada masa itu sebuah rantai toko makanan di Tiongkok menerapkan konsep distribusi dengan sistem waralaba lisensi produk/merek. Pada tahun 1863 perusahaan mesin jahit Singer di Amerika mulai merintis jaringan waralaba guna mendistribusikan mesin jahit yang diprodukasinya. Selanjutnya Coca Cola menjual waralaba pembotolan pertamanya tahun 1899. Kemudian diikuti oleh dealer mobil dan minyak pada tahun 1910. Namun pertumbuhan waralaba yang sebenarnya baru terjadi pada akhir era 1950-an, yaitu sistem waralaba yang dikenal dengan waralaba format bisnis.
Sampai tahun 1998, cara pendistribusian dengan waralaba diperkirakan mencapai lebih dari 50% dari total penjualan eceran di Amerika Serikat, dan pertumbuhan waralaba sama berhasilnya di negara-negara maju lainnya seperti: Kanada, Inggris, Jerman, dan Jepang. Negara-negara berkembang seperti Meksiko, Indonesia, dan Malaysia juga mendapatkan bahwa waralaba adalah cara yang efektif untuk menciptakan bisnis baru dan meningkatkan kesempatan lapangan kerja.
Di Indonesia sistem waralaba mulai dikenal pada tahun 1950-an, yaitu dengan munculnya dealer kendaraan bermotor melalui pembelian lisensi. Perkembangan kedua dimulai pada tahun 1970-an, yaitu dengan dimulainya sistem pembelian lisensi plus, yaitu franchisee tidak sekedar menjadi penyalur, namun juga memiliki hak untuk memproduksi produknya. Contoh format ini misalnya Coca Cola. Perkembangan sistem waralaba yang sebenarnya atau disebut waralaba format bisnis dimulai pada tahun 1980-an. Dalam waralaba format bisnis, franchisee tidak sekedar memproduksi dan menyalurkan produk/jasa, namun juga memperoleh hak penuh untuk mengkloning merek, logo, atribut, desain, tata letak, sistem prosedur operasional dan pemasaran dari franchisor.
Perkembangan waralaba di Indonesia masih jauh dibandingkan Amerika Serikat. Dalam hal komposisi antara perusahaan waralaba lokal dengan waralaba asing pun, Indonesia tertinggal jauh. Sebagai gambaran pada tahun 1991 jumlah waralaba lokal mendominasi sampai 78 %, yaitu 21 perusahaan dari total 27 perusahaan. Namun dalam waktu hampir sepuluh tahun jumlah waralaba asing berhasil melampaui waralaba lokal. Sampai tahun 2000 waralaba asing mendominasi sampai 88 %, yaitu 240 perusahaan dari total 270 perusahaan (Manajemen, Desember 2000).
Yang menarik adalah kesuksesan waralaba untuk tetap tumbuh selama krisis moneter di Indonesia.
Pada periode 1996 – 1999, usaha waralaba di Indonesia mampu tumbuh sebesar 12,5 %, di tengah pertumbuhan ekonomi nasional dibawah 3 % (Peluang, Juni 2000). Sebagian besar pertumbuhan ini diakibatkan oleh pertumbuhan waralaba lokal.
Pelajaran yang dapat diambil selama krisis moneter adalah, waralaba lokal ternyata mampu mengungguli pertumbuhan waralaba asing. Selisih kurs yang demikian besar antara rupiah dengan dollar, mengakibatkan waralaba lokal memiliki keunggulan kompetitif yang lebih baik untuk dikembangkan saat ini. Sebagai gambaran untuk membuka sebuah minimarket Indomaret dibutuhkan investasi 300-750 juta rupiah, bandingkan jika membeli hak waralaba Disc Go Round dari Amerika, investasi yang dibutuhkan sekitar 1.1 – 1.3 milyar rupiah. Bayangkan jika kita membeli hak waralaba dari merek yang lebih terkenal misalnya McDonald’s yang biaya investasinya bisa mencapai 423.000 – 651.00 USD (Franchise Opportunities Guide, IFA, 1996).

1.      Contoh Franchising di Indonesia :
BreadTalk Indonesia
BreadTalk didirikan pada tahun 6 Maret 2003 oleh George Quek, seorang wirausahawan yang sebelumnya memulai jaringan food court yang sukses di Singapura, Food Junction. Konsepnya berbeda dibandingkan dengan toko-toko roti lainnya pada umumnya, dengan memperhatikan penampilan toko yang dirancang agar terlihat eksklusif serta memperlihatkan dapur pembuatan roti kepada para pengunjungnya melalui kaca transparan. Berkat strategi pemasaran pelanggan (consumer marketing) yang baik, saat pertama kali dibuka, toko-toko BreadTalk seringkali dipenuhi pengunjung yang rela antri untuk mencoba produknya.
Di Indonesia merupakan premium bakery boutique pertama yang menghadirkan konsep dapur terbuka dengan gaya modern. Konsep ini memungkinkan BreadTalk untuk membuat roti langsung di tempat sehingga proses pembuatannya dapat dilihat secara langsung oleh para pelanggan dan roti yang diterima akan selalu dalam keadaan fresh.
Dengan menggunakan bahan berkualitas tinggi, kelembutan roti BreadTalk tak diragukan lagi. Dalam soal cita rasa, BreadTalk terus berinovasi. Sampai saat ini BreadTalk berhasil menciptakan lebih dari 160 varian produk yang menawarkan gaya hidup baru dalam menyantap roti.

Pada tahun 2004, BreadTalk (Indonesia) berhasil meraih Best Seller Product versi majalah Marketing untuk product signaturenya, yaitu C’s Flosss dan Fire Flosss yang per harinya terjual sekitar 20.000 buah. Di negara asalnya, Singapura, BreadTalk juga mendapatkan penghargaan sebagai Singapore Promising Brand Award, Most Popular Brand 2002, Singapore Promising Brand Award, Most Distinctive Brand 2003-2004 versi Association of Small and Medium Enterprise (ASME).
Hadir di Indonesia pertama kali pada tanggal 28 Maret 2003 dengan membuka gerai pertamanya di Mal Kelapa Gading 3. Saat ini BreadTalk memiliki 55 outlet yang terdapat di Jakarta, Bandung, Surabaya, Bali, Makassar, Manado, Pekanbaru, Jogja, Solo, Palembang, Batam dan Medan. Dalam waktu dekat, BreadTalk juga akan menyapa penggemarnya di Paragon dan Taman Mini (Jakarta). BreadTalk juga telah mendapatkan sertifikat halal dari MUI per tanggal 23 September 2005.
BreadTalk di Indonesia dikelola oleh Johnny Andrean. Kini sudah terdapat di beberapa kota di Indonesia diantaranya: Jakarta, Bandung, Surabaya, Bali, Makassar, Manado, Pekanbaru, Yogyakarta, Magelang, Solo, Palembang, Batam, Samarinda, Balikpapan dan Medan dengan puluhan outlet.
BreadTalk meluncurkan menu baru. Ada dua menu utama-unggulan yaitu champignon pizza dan hidden burger, serta tiga menu pendukung yaitu e-clair, spicy herbs, dan mount fuji. Champignon pizza berbahan dasar crispy danish dan toping jamur champignon. Di atas bagian atas roti ada siraman saos tomat dan bumbu. Pizza ini tidak menggandung daging, jadi cocok untuk Anda yang diet daging.


Sementara hidden burger merupakan roti berisi daging pattie, keju, sayuran segar, dan campuran mayonnaise serta mustard. Menu-menu baru itu diluncurkan dalam rangka lima tahun BreadTalk beroperasi di Indonesia. Breadtalk yang berkonsep dapur terbuka -para pelanggan dapat melihat proses pembuatan serta pembakaran roti melalui kaca transparan- merupakan produk francise dari Singapura. Saat ini 43 dari 100 gerai BreadTalk di dunia ada di Indonesia.
Boutique bakery pertama di Indonesia, yang terkenal dengan konsep open kitchennya dan kelembutan roti yang selalu fresh, tak pernah berhenti terus berinovasi dalam menciptakan produk roti, cake, dan pastry handal yang selalu menjadi favorit bagi para penggemarnya.

Pada musim liburan kali ini, moment ini menjadi ajang membahagiakan dan mendekatkan kita dengan si kecil sang buah hati kita. Pastinya kita menginginkan buah hati kita menjadi lebih pintar dan lebih kreatif lagi dalam berakivitas. BreadTalk pada musim ini menghadirkan serangkaian produk yang akan memanjakan dan menghibur buah hati kita yaitu Chicken Satay, Choco Man, dan Coco Kaya.
CHICKEN SATAY
Sate ayam selalu menjadi favorit kita semua. Begitu juga dengan BreadTalk Chicken Satay. Selain penyajiannya yang unik dengan ayam panggang yang gurih dengan sedikit bumbu kari ayam, BreadTalk menyajikan Chicken Satay dengan roti lembut ala Chef Takeru.

Hibur sang buah hati dengan menghadirkan BreadTalk Chicken Satay di musim libur ini. Produk terbaru "Chicken Satay" tersedia di seluruh gerai BreadTalk seharga Rp 6500.
CHOCO MAN
Coklat adalah rahasia jitu mencuri perhatian buah hati. Apalagi kalau coklat premium dengan kandungan coklat murni lebih dari 55% yang ditambahkan dengan selai kacang di dalamnya. Choco Man dikreasikan dengan bentuk yang unik dan mampu menarik perhatian buah hati anda.

Tawarkan kelezatan Choco Man ke buah hati anda dan curi perhatiannya. Choco Man tersedia di seluruh gerai BreadTalk dengan harga Rp 6500 per satuannya.
COCO KAYA
Kelembutan srikaya berpadu kelapa menjadi favorit bagi sebagian besar keluarga di Asia. Karena kelapa dikenal dengan rasa gurih dan srikaya dikenal dengan kelembutan rasa dan teksurnya.

Buah srikaya dikenal sebagai buah yang tumbuh di tanah beriklim tropis dan mempunyai kandungan energi yang tinggi. Coco Kaya tersedia di seluruh gerai BreadTalk dengan harga Rp 8500 per satuannya.


Grup perusahaan BreadTalk terdiri dari banyak nama terkait makanan dan pusat jajan serba ada diantaranya:
  • foodrepublic
  • Din Tai Fung
  • ToastBox
  • Food Opera
  • Ramens Play
  • the Icing Room
  • Carl's Jr China
2.       Keuntungan dari usaha franchise Breadtalk :
1.      Percepatan perluasan usaha, dengan modal relatif rendah.
2.      Efisiensi dalam meraih target pasar melalui promosi bersama.
3.      Terbentuknya kekuatan ekonomi dalam jaringan distribusi.
4.      Menggantikan kebutuhan personel Franchisor dengan para operator milik Franchisee (slim organization).
5.      Pemilik outlet bermotivasi tinggi karena menyangkut pengembalian investasi dan keuntungan usaha.

3.      >> Dampak positif franchising bagi perkembangan ekonomi di Indonesia
Franchise di Indonesia saat ini dan dimasa mendatang mempunyai prospek yang baik. Membawa dampak positif terhadap Perekonomian Indonesia melalui penciptaan lapangan pekerjaan baru yang dapat memberikan andil dalam mengatasi pengangguran dan mengentaskan kemiskinan serta dapat mendorong berkembangnya peluang usaha baru degan adanya spesialisasi dan modernisasi distribusi dan nilai tambah aktifitasi produk nasional.
Oleh karena itu kedua model system bisnis diatas dapat dijadikan sebagai salah satu contoh bagi UKM, baik sebagai mitra usaha maupun dalam rangka upaya penyediaan pasokan barang yang diperlukan oleh kedua model usaha diatas. Guna mendorong pertumbuhan Investasi Binis Direct Selling / Network Marketing dan system Binis Waralaba (Franchise) yang kondusif, maka pemerintah RI melalui Departemen Perdagangan RI telah merevisi Peraturan Menteri Perdagangan No. 12/M-DAG/PER/3/2006 tentang tata cara Penerbitan Surat Tanda Pendaftaran Usaha Waralaba menjadi Peraturan Menteri Perdagangan No. 31/M-DAG/PER/2008 tentang Penyelenggaraan Waralaba.
            >> Dampak negatif franchising bagi perkembangan ekonomi di Indonesia
Adanya monopoli sehingga alokasi sumber daya tidak kurang optimal, Kekuatan pasar franchise mungkin merupakan alat untuk menghambat pesaingnya yang tidak memiliki keungulan dalam pasar input, produk ataupun keuangan, kadangkala dapat mempengaruhi kebijakan pemerintah negara induknya ataupun negara tempat lokasi baru, selain itu ada juga dampak-dampak lain dari kehadiran franchise di negara kita yang tidak berhubungan langsung dengan masalah ekonomi.
 

Silvia Marlina Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea